Kindly Support Us

Tampilkan postingan dengan label science. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label science. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 November 2012

Cara Mengoptimalkan Kerja Otak

   
Pernakah gak anda merasa seperti ini? suatu saat anda bsa memahami apa yang anda pelajari dengan sangat cepat dan anda merasa bahwa pelajaran ini atau hal ini sangat mudah, bahkan anda bisa mengingatnya dengan jelas. itulah saat otak anda bekerja dengan sangat baik atau disebut otak bekerja dalam keadaan Optimum Learning State (OLS).dan mungkin para ilmuan juga menggunakannya.
     Gelombang otak (brain wave) manusia diukur dengan satuan siklus per detik atau cycle per second (CPS).CPS dibagi menjadi 4 kelompok, biasanya diukur dalam jangkauan paling lambat sampai dengan paling cepat, yaitu:
1 Delta 0.5 – 3 Hz Tidur nyeyak dan tidak bermimpi
2 Theta 4 – 7 Hz Konsentrasi mendalam (OLS)
3 Alpha 8 – 12Hz Rileks dan Meditasi
4 Betha 18 – 42 Hz Keadaan sadar


         OLS terjadi pada gelombang theta,  gelombang theta adalah saat dimana kita mampu fokus penuh dan mampu menyerap ide dan informasi dengan mudah.
     Sayangnya , theta tidak dapat kita capai dalam keadaan sadar. Tetapi untung saja , alpha yang berjarak hanya 1 CPS dari theta dapat oleh siapapun di capai dalm keadaan sadar.
Alpha bisa dicapai melalui beberapa cara yaitu sebagai berikut:
1. Pernapasan teratur maupun 
2. Pernapasan segitiga
           Melalui pernapasan segitiga, catu oksigen dalam otak menjadi optimum (tidak berlebihan seperti halnya dalam keadaan normal) . oksigen yang terbatas akan merangsang zat kimia peningkat aktivitas otak. Otak manusia yang sedang terjaga, yang biasanya di sibukkan oleh berbagai pikiran (beta), akhirnya mereda menjadi santai (alpha).cara lain adalah dengan
3. Mendzikirkan doa sesuai agama atau kepercayaan masing2. Sebernarnya pelafalan doa dngan irama tetap(chanting) meningkatkan swasugesti dan relaksasi, dan memperlambat brain wave.
kata2 yang mungkin digunakan seperti :
Buda    : Om mami padme hum
Hindu   : Om namab sivaya , shanti, shanti
Islam    : Laa ilaaha illa'llah
Katolik : Hail mary
protestan: Lord jesus , son of god , have mercy for me..
lalu
4. Alunan musik favorit anda dapat keheningan . serelah memasuki alpha , gerbang OLS dapat dicapai melalui
5. Penegasan ke pikiran bawah sadar berupa perintah positif kepada diri sendiri seperti "kini aku tampil beda " atau "aku pembelajar yang baik", atau apapun juga yang anda sukai.
Selamat mencoba.














sumber:
buku lets talk, ... in english - R.I. Prasadja

Gunung Krakatau pada zaman purbakala

Hari ini pada pukul 10.20 WIB satu seperempat abad yang lalu, 1883, sebuah gunung berapi meletus di Selat Sunda. Gunung Krakatau (orang barat menyebutnya Krakatoa) yang saat itu menjuntai di Pulau Krakatau memuntahkan amarahnya dengan kekuatan setara 200 megaton TNT. Asal tahu saja, jumlah TNT sebesar itu setara dengan 13,000 kali Little Boy, bom atom yang meremukkan Hiroshima di Jepang pada 1945. Benar-benar dahsyat.


Kedahsyatan ledakkan Krakatau bisa dilihat juga dari jumlah korban tewas. Sebanyak 36,417 orang meregang nyawa karena amuknya, 165 permukiman hilang dari permukaan bumi, dan 132 desa luluh lantak porak poranda. Letusan Krakatau juga memicu terjadinya tsunami yang terasa hingga Hawaii dan pantai barat Amerika, sebuah jarak yang bagi banyak orang belum pernah terbayangkan sebelumnya karena saking jauhnya. Kapal yang sedang berada di Afrika Selatan konon sampai terhempas gara-gara tsunami yang bersumber dari ujung Pulau Jawa ini.



Ada lagi rekor yang dibuat Krakatau: suara ledakkan terdengar sampai Perth di sebelah Timur yang berjarak 3,110 kilometer dan di sisi barat penduduk di Rodrigues, dekat Mauritius yang berjarak 5,000 kilometer bisa mendengar “desahan” Krakatau. Ini berarti sekitar seperdelapan penduduk planet bumi bisa mendengar Krakatau sedang mengamuk dahsyat.


Usai ledakan, planet ini sempat gelap tertutup abu vulaknis yang menutupi atmosfer. Sinar mentari tidak mampu menembus tebalnya debu yang beterbangan. Asal tahu saja, Krakatau memuntahkan 25 kilometer kubik batu dan abu ke udara. Wah, seperti mau kiamat dong…


Foto yang menghiasi lema ini adalah dari Illustrated London News yang terbit pada 8 September 1883 (Anda bisa membeli replika halaman depan koran itu seharga 184 dollar di Amazon). Sementara itu pada 1927 sebuah gunung “menjebul” lahir dari bekas lokasi Gunung Krakatau. Dia dinamakan Anak Krakatau.







sumber:

Recent Comments